Kurikulum Merdeka Fase D di 115: Mengoptimalkan Potensi Diri dan Literasi Siswa SMP Negeri Jakarta
SMP Negeri 115 Jakarta mengadopsi penuh Kurikulum Merdeka (KM) Fase D dengan fokus yang jelas. Sekolah ini bertujuan mengoptimalkan potensi diri setiap pelajar dan meningkatkan Literasi Siswa SMP Negeri. Pendekatan ini memastikan bahwa pendidikan di 115 relevan dengan tuntutan masa depan dan kebutuhan individu siswa.
Salah satu pilar utama dalam implementasi KM adalah peningkatan Literasi Siswa SMP Negeri. Program ini tidak hanya berfokus pada membaca dan menulis. Ini juga mencakup literasi digital dan literasi finansial yang penting untuk kecakapan hidup di era informasi.
KM Fase D mendorong pembelajaran yang berpusat pada siswa. Guru bertindak sebagai fasilitator yang memandu eksplorasi. Ini menumbuhkan kemandirian pada siswa. Siswa didorong untuk mengenali kekuatan dan minat mereka sendiri.
Untuk meningkatkan Literasi Siswa SMP Negeri, 115 menerapkan Program Wajib Baca 15 menit setiap hari. Siswa bebas memilih genre buku. Kegiatan ini bertujuan menumbuhkan minat baca seumur hidup, jauh melampaui tuntutan kurikulum.
Integrasi proyek lintas mata pelajaran menjadi strategi utama. Misalnya, proyek sejarah dihubungkan dengan penulisan artikel (literasi) dan presentasi digital (literasi digital). Ini adalah cara efektif untuk mengaplikasikan pengetahuan secara menyeluruh.
Asesmen diagnostik dilakukan di awal fase untuk memetakan kemampuan dasar. Data ini sangat penting untuk menyusun modul ajar yang sesuai. Ini memastikan bahwa upaya peningkatan Literasi Siswa tepat sasaran.
Sekolah juga memanfaatkan perpustakaan digital dan sumber daya online terpercaya. Ini membekali siswa dengan kemampuan menyaring informasi dan mengidentifikasi hoaks. Keterampilan literasi digital ini sangat krusial bagi pelajar di Jakarta.
Keberhasilan program ini terukur melalui peningkatan skor Asesmen Nasional (AN), khususnya pada komponen literasi. SMP Negeri 115 bertekad menunjukkan bahwa Kurikulum Merdeka berhasil meningkatkan kualitas pemahaman siswa secara nyata.
Melalui komitmen pada KM Fase D dan peningkatan Literasi Siswa, 115 mencetak lulusan unggul. Lulusan yang tidak hanya menguasai materi pelajaran, tetapi juga memiliki kemampuan berpikir kritis dan komunikasi yang efektif.
Inisiatif SMP Negeri 115 adalah bukti bahwa KM dapat diimplementasikan secara optimal. Sekolah ini berhasil Padukan Pembelajaran akademik dan pengembangan potensi diri. Mereka mempersiapkan Generasi Emas yang cerdas, literat, dan siap bersaing di masa depan.
